Di Negeri Para Bedebah, pencuri, perampok, bagai musang berbulu domba. Di depan, wajah mereka tersenyum penuh pencitraan. Di belakang penuh tipu-tipu.

Menjadi sosok yang berkuasa dan berpengaruh adalah keinginan banyak orang. Manusia merasa tidak berdaya ketika mereka tidak memiliki kuasa sehingga mereka akan melakukan apa pun untuk mendapatkan kekuasaan, atau setidaknya menjadi orang yang berpengaruh dan disegani.

Lumpu ini adalah buku ke-11 dari serial Bumi petualangan dunia paralel karya Tere Liye. Sebenarnya, novel ini merupakan kelanjutan kisah dari novel Selena dan Nebula maka bagi yang belum membaca novel Selena dan Nebula, alangkah baiknya baca terlebih dahulu kedua novel tersebut agar paham akan alur cerita dalam Lumpu.

Di Jakarta, pasangan Dimas dan Reuben mendapat surel dari seseorang bernama Gio Alvarado, yang melaporkan bahwa perempuan bernama Diva Anastasia telah hilang. Diva mencantumkan alamat surel Dimas di daftar emergency. Dimas, yang tak pernah mengenal Diva secara langsung, tersadar bahwa ada misteri menarik baginya dan Reuben.

Sebuah kabar duka dari Indonesia terpaksa menginterupsi proses mereka. Zarah pun kembali ke Indonesia. Di perjalanan, ia menemukan sepucuk surat misterius, ditujukan kepada seseorang yang disebut Partikel. Zarah tahu, surat itu ditujukan kepadanya.

“Novel ini, terutama penyusunan dialog dan komposisinya, merupakan perwujudan dari kebudayaan kita yang sekarang diguncang oleh tidak adanya makna yang bisa dijadikan pegangan. Sangat menarik.” -Sapardi Djoko Damono

Sebuah surat misterius yang ditemukan secara tidak sengaja oleh Bodhi kembali membawanya ke gerbang petualangan baru.

Perantauan Alfa jauh membawanya hingga ke Amerika Serikat. Ia berjuang sebagai imigran gelap yang ingin mengubah nasib dan status. Pada suatu malam, kehadiran seseorang memicu Alfa untuk menghadapi ketakutan terbesarnya. Alam mimpinya ternyata menyimpan rahasia besar yang tidak pernah ia bayangkan.