Di Negeri Para Bedebah, pencuri, perampok, bagai musang berbulu domba. Di depan, wajah mereka tersenyum penuh pencitraan. Di belakang penuh tipu-tipu.

Menjadi sosok yang berkuasa dan berpengaruh adalah keinginan banyak orang. Manusia merasa tidak berdaya ketika mereka tidak memiliki kuasa sehingga mereka akan melakukan apa pun untuk mendapatkan kekuasaan, atau setidaknya menjadi orang yang berpengaruh dan disegani.

Apa benar arwah gadis hamil yang bunuh diri jadi arwah paling pendendam? Pertanyaan itu David lontarkan ke Jounatan setelah malam itu, saat mereka bertemu roh Pricil, siswi SMA yang bunuh diri dengan loncat dari jembatan. Ketika pertanyaan David belum terjawab, dan teka-teki kematian Pricil belum terurai, ternyata bahaya yang jauh lebih besar telah mengintai mereka.

“Serius, elu mau kerja part time di Diskotik Lipstik?” Jounatan mengangguk. “Tapi diskotek itu serem, Jou. Ada hantunya.” Jou tak percaya hantu, dan dia sangat membutuhkan pekerjaan paruh waktu. Tapi adiknya mengatakan kalau sejak malam itu, selalu ada satu sosok tak kasat mata yang mengikuti Jou ketika pulang ke rumah.

Si Juki: Diplomasi Vs Pandemi adalah salah satu karya sastra Karangan Faza Ibnu Ubaydillah Salman. Juki, karakter komik yang mengaku anti mainstream dan merasa ngetop, memulai karirnya dari ‘bawah’.

Dalam pandangan Parsonian, masyarakat dianologikan sebagai sebuah sistem yang dibangun oleh sub-sub sistem. Jika terjadi ketegangan, penyimpangan, atau konflik dalam sistem tersebut maka kinerja sistem akan terganggu. Namun, diasumsikan bahwa sistem tersebut selalu bergerak menuju titik keseimbangan yang pada akhirnya akan mencapai integrasi.

Asma Nadia merupakan nama pena dari Asmarani Rosalba. Ia merupakan adik kandung dari Helvy Tiana Rosa yang merupakan seorang penulis juga. Perempuan kelahiran 26 Maret 1972 ini menyukai dunia tulis-menulis sejak masih duduk di bangku sekolah dasar.